Youeat.com

Background

 

Sering kali para mahasiswa di sekitar saya mengeluh tentang belum adanya fasilitas delivery makanan yang bervariatif dan terhubung melalui internet.

Mereka seringkali malas untuk beranjak dari kos-kosan karena adanya tugas atau tidak adanya transportasi pribadi yang menghambat mereka untuk dapat mobile ke tempat-tempat makan di sekitar kos-kosan.

Hal ini juga didukung oleh factor keadaan para mahasiswa saat ini yang telah menggunakan smart phone blackberry yang notabene mengurangi jatah pemakaian dan tersedianya pulsa telfon di masing-masing handphone.

Kesulitan ini menciptakan suatu opportunity yang cukup besar untuk dapat dimulai dan dikembangkan menjadi sebuah bisnis digital kuliner yang diperuntukan bagi mahasiswa dengan pendapatan menengah keatas dan bagi mereka yang menginginkan simplisitas.

Kalangan mahasiswa ini juga membuka opportunity bagi bisnis digital ini untuk berkembang menjadi bisnis kuliner yang mencakup segala jenis makanan, mulai dari makanan kos-kosan biasa, sampai dengan cake dan expensive food.

 

Sistem

 

1. Sistem 1 server

Basic system dari bisnis ini adalah system internet yang menghubungkan antar kostumer dan penyedia jasa serta system satu server yang berada diatas seluruh penyedia jasa yang terintegrasi dan ter-registrasi dengan baik. Kami juga mengadakan kerjasama dengan bank-bank besar seperti BCA, Mandiri dan BNI untuk mempermudah pembayaran walaupun system pembayaran dibebaskan kepada kostumer namun tetap meminta akun nama unutk bank yang kami lakukan kerjasama agar menghindari pending payment. Lebih jelasnya,

 

Sistem Internet Konsumer & Penyedia Jasa

Awalnya para konsumer diharuskan untuk mendaftarkan diri di website kami yang berencana akan dinamakan “youeat.com”. Dalam page pendaftaran, konsumer diwajibkan mengisi :

1. Nama Lengkap (sesuai identitas)

2. Nomor HP

3. Alamat Kos-kosan & Rumah

4. Nomor Kartu Mahasiswa

5. Nomor KTP

6. Facebook Name

7. Twitter Account

8. Alamat Email

9. Bank yang digunakan

10. Pin BBM

Dan form lain yang mendukung kepastian identitas konsumer.

Kemudian,kami akan mengirimkan form konfirmasi ke alamat email konsumer untuk kemudian di daftarkan secara official ke website kami untuk nantinya dapat mulai melakukan transaksi.

Kemudian, setelah terdaftar, konsumer dapat memesan makanan sesuai dengan keinginan mereka. Makananpun akan tersedia dalam beberapa pilihan range harga yang disesuaikan dengan kemampuan finansial mahasiswa saat itu. Adapun form pengisian saat pemesanan adalah :

1. Identitas (diberikan saat konfirmasi)

2. Password (diberikan saat konfirmasi)

3. Makanan yang diinginkan (dalam bentuk pilihan pribadi yang disediakan oleh penyedia jasa)

4. Jam Pengiriman

5. Sistem Pembayaran (potong tabungan / Bayar Cash)

Kemudian kami akan melakukan konfirmasi via telpon untuk kemudian diantarkan pada konsumen.

Konsumen juga dapat memesan via bbm, karena pada saat pendaftaran setelah melakukan konfirmasi, kami akan segera mengundang kostumer untuk menjadi anggota BBM kami yang akan mempermudah pemesanan.

Untuk system yang akan dikembangkan adalah, kami akan melakukan kerjasama dengan restauran besar yang terjangkau daerahnya (kartika sari, ngopdoel, hummingbird, warpas dan lain-lain) dan gerai-gerai kue tart seperti harvest dan cupcake patio (90gourmet) yang notabene selalu ramai pengunjung.

Bisnis Canvas Model

Advertisements
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Google Goggles

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Vox Populi

Ide ini datang dari salah seorang anggota kelompok saya saat kita diharuskan membuat sebuah ide bisnis. Namanya Vox Populi, temanya : Live TV, menyajikan sebuah stasiun TV yang menyiarkan tayangan live 24 jam. 

Pada dasarnya, basic concept for Vox Populi mendasari pembentukan channel seperti ini,

“Instead of asking those ‘crafted experts’ for opinion, why don’t we ask people?”

berikut adalah kutipan komen dari siempunya ide tersebut :

“apakah anda tidak lelah mendengarkan kata kata mereka yang dianggap lebih ahli? Jawabnya tentu tidak, lebih terpecaya pastinya.”

“Tapi jika terdapat fakta bahwa keahlian pun meminta apresiasi, uang mudahnya. Dan setiap kata mereka bisa diungkan, dan mereka sadar, dan mereka manfaatkan itu.”

“Jangankan dokter dengan reputasi jutaan operasi, komedian berpendidikan berantakan dengan modal follower twitter ratusan ribu seperti Raditya Dika saja meminta bayaran untuk sekalimat dua kalimatnya di twitter.”

“Stop trusting the expert, start hearing what people like us think.”

Dan semua komentar tersebut adalah hal yang sama yang ada dalam pemikiran saya namun tidak mampu dibentuk dalam rangkaian kata-kata yang baik seperti itu.

menurut saya dan kelompok saya, Live TV mencoba menjawab itu. Tidak sepenuhnya menyediakan opini figur figur publik, tapi juga diimbangi dengan pendapat orang orang ‘gak sempet muncul di TV’

Berangkat dari semangat ini, Live TV menyediakan program program yang bisa memungkinkan untuk tidak terlalu menyaring kenyataan. Seperti misalnya siaran talk show, maka kami sajikan Live, di tempat publik, memungkinkan bahkan orang yang lewat untuk datang memberikan pendapatnya, apapun itu, seberapa keras pun, seberapa tidak bermutu pun, itulah dunia, penuh variasi dan jauh dari ideal.

Dari sini, tujuan akhir dan dampak jangka panjangnya adalah kebangkitan kembali keberanian dan kejujuran media, yang lalu nantinya akan diikuti dengan kekuatan netral yang bisa menguak keburukan apapun.

Salah satu yang mungkin menarik dari pemilihan program adalah bentuk pengiklanan. Disini kita akan mulai bergerak ke salah satu aspek eksternal yang di singgung di awal, mengenai kerjasama dengan pihak.

Demi adanya konsistensi, tentunya iklan harus tetap disajian live. Caranya? Kita angkut kamera ke tempat benda yang akan diiklankan tersebut, dan disana akan secara langsung direkam kegiatan yang terjadi di dalam produk (jika berupa toko) atau di sekitar produk (jika berupa produk) juga pendapat pengunjung dan pengguna produk tersebut.

Tidak ada kepalsuan, seratus persen transparan, dan publik akan berkali kali lipat lebih percaya dibandingkan melihat iklan televisi warna warni penuh akting buruk dari selebriti haus ketenaran.

Setelah adanya kepercayaan, mungkinkah akan berdampak pada penjualan? Itu akan menjadi pertanyaan selanjutnya. Maka jawabnya adalah tentang target pasar.Mereka yang berpendidikan, cukup paham akan kepalsuan dunia iklan masa kini, itulah target market dari Live TV.

Kelebihannya? Kemampuan membeli puluhan kali lipat.

Namun pada akhirnya, modal lah yang sangat diperlukan untuk membangun Vox Populi ini dan yang paling besar dikeluarkan mungkin adalah ongkos pembelian atau penyewaan kamera yang 24 jam tersebut. Gaji, di sisi lain tidaklah terlalu signifikan karena kita tidak membutuhkan terlalu banyak orang maupun staff ahli.

Seperti layaknya berbagai bisnis media, yang harus dicari demi realisasi konsep ini adalah investor besar dan idealis, yang punya keinginan untuk mengembalikan martabat media televis yang saya rasa juga sulit untuk dicari didalam negeri ini.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

keep your children side, alive.

wow, sudah mau habis semester kali ini yaaa, jadi sedih mengingat kok kayanya cepet banget 6 bulan berlalu, iya nggak sih? :’) Dulu masih inget banget gimana deg-degannya saya pertama hadir masuk kelas ini dengan harapan pak Apiq mau nerima saya beserta 3 teman saya yang ingin join namun sudah telat hampr 3 pertemuan dikarenakan saya harus ikut CIOFF.

Dan ternyata yang mengejutkan adalah diterima hihihi makasih banyak ya pak Apiq 🙂

Jujur saya sangat amatir kalau harus menulis suatu ucapan terima-kasih atau sekedar mencari pelajaran dari suatu pengalaman yang saya dapatkan. Karena suka lupa-lupa ingat apa yang sudah saya dapatkan selama 1 semester ini walaupun banyak sekali hal-hal menyenangkan yang dilalui. Namun kalau ditanya apa yang berubah dalam pola pikir saya, tentunya ada!

Pelajaran CI ini saya expect pada awalnya hanya sebuah pelajaran menulis blog, update dan so-on, nggak banyak ekspektasi sih, biasa saja. Namun, as time goes by, makin hari makin banyak ilmu dan pengetahuan kecil yang tidak dapat saya temukan dalam keseharian saya. Mostly tentang ilmu-ilmu yang mirip dengan apa yang ada di wikipedia yang seharusnya dipelajari dan diketahui oleh mahasiswa seperti saya, namundalam pelajaran CI ini, sukses dikemas dalam bentuk-bentuk yang menyenangkan. dan lebih dari itu, CI mengajarkan saya untuk tetap menjaga, cara berpikir anak kecil kita untuk tetap hidup dan berkembang, karena dari situlah kita dapat mengembangkan sisi kreatif kita.

Saya masih ingat betul pak Apiq, somehow, mengadakan kuis-kuis yang sangat mengasah otak kanan saya dan teman-teman, seperti membuat cerita dari kata kata acak, belajar  membaca bilangan biner yang sejak dari dulu sangat saya harapkan dapat saya lakukan namun nggak pernah kesampaian hehehe lalu juga pak Apiq menghadirkan kembali pengetahuan yang didapat semenjak SD yang sekarang nggak pernah di gunakan. I LOVE IT. Seperti kembali jadi anak SD yang curious sama apa yang disajikan didepan matanya. Which will lead us into a universe of creativity.

saya pribadi menemukan sebuah pembelajaran yang sangat berguna bagi saya untuk kedepannya, yakni “commitment!” 

Mengapa komitmen?

Hal ini saya dapatkan ketika tiap minggunya pak Apiq selalu memberikan tugas-tugas untuk meng-update blog saya, awalnya suka terpaksa, dan jujur tugas-tugasnya masih ada yang bolong hihi namun despite of that, saya belajar untuk bisa komit terhadap apa yang sudah saya lakukan, dalam hal ini ya menulis blog. Setahun yang lalu, saya masih ingat betul betapa inginnya saya menjadi blogger, biar bisa menuliskan apa yang ada dalam pikiran saya. Tapi saya sendiri nggak komit sama keinginan saya. Gagal deh. Maka itu, pelajaran CI ini secara nggak langsung mengajarkan saya untuk komit terhadap hal kecil sekalipun 🙂

Dan pada akhirnya, saya, hanya akan mengucapkan terima kasih kepada Pak Apiq dan kak Bayu Ningrat karena dulu sudah memperbolehkan saya untuk mangikuti kelas ini (okay that sounds really cheesy) but really tanpa mengikuti kelas ini, saya nggak akan mendapatkan apa yang saya pikirkan saat ini 🙂

“keep your children side, alive!”

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Budi Raharjo – Guest Lecture

Pagi itu, saya datang cukup pagi, sempat sarapan dan melakukan hal lain. Di kelas waktu menunjukan pukul 07.03 tapi hanya beberapa kursi yang terisi. Sembari bermain dengan blackberry, saya sesekali melempar pandangan ke arah meja guru. Terdapat sosok, pria, hem, paruh baya mungkin ya? atau udah cukup tua, menggunakan polo shirt hitam dan celana kebesaran. Tipikal yang sering muncul dengan istilah urakan di otak saya.

Perawakannya menyenangkan, pembawaannya santai dan nyambung. Terlihat kok dari caranya menyampaikan sesuatu. Nggak kaku kaya guest lecture bapak-bapak membosankan hehehe

Pak Budi, sedikit banyak menceritakan tentang Informasi dan Teknologi, yang sebenarnya saya kurang tertarik :p hehe tapi karena pembawaannya asik dan kebetulan duduk di depan, saya pagi itu menjelma jadi pendengar yang baik deh.

Nggak banyak yang bisa saya dapatkan dengan kondisi otak saya waktu itu, yang tertutup. dan Saya nggak akan bahas mengenai teknologi, Tapi seperti biasa saya menangkap kata kata yang saya suka.

Pak Budi bilang,

“We have to find ourselves, astleast, before we turn 35. If we haven;t found our real self when we’re on that age, then we’re just a zombie, a body without soul walking on this earth”

“Create something that makes yourself, more you!”

Lagi, saya kembali masuk ke pemikiran yang tertahan beberapa hari ini. Tentang, being who you are. Exploring yourself and do what you do. Seperti contohnya, Pak Budi sendiri.

Dia adalah seseorang yang telah berhasil mengeksplor dirinya sendiri, mengembangkan apa yang ia suka dan mengenalkannya pada dunia luar. Di bidang IT, tak perlu di ragukan lagi, Pak Budi jagonya, terlihat dari cerita penglamannya menciptakan banyak terobosan baru di bidang IT seperti .id, musik digital dan lain hal. Saya cukup kaget mengetahui beliaulah yang menciptakan .id hehe itukan keren banget. Tapi ternyata beliau melepaskan proyek tersebut, malah beralih ke proyek lain. Wow. He’s the real entrepreneur, what a risk taker. Pak Budi, sepanjang pagi itu terus bercerita mengenai perkambangan IT dan tak jarang menyelipkan kisah sukses dan gagalnya, dengan percaya diri tinggi.

Sejujurnya cerita tentang pengalaman yang telah ia alami, tentang bagaimana ia memulai sebuah proyek bisnis, sangat bertentangan dengan apa yang diajarkan di SBM. Tentang teori business plan dan lainnya. Tapi itulah yang menarik, betapa di dunia nyata, pengaplikasian semua teori bisnis, tidaklah mudah dilakukan. Hanya perlu pintar-pintar berbicara, meyakinkan, dan lagi, koneksi yang kuat will help you!

Saya melihat banyak sekali ilmu dari sosok seorang Budi Raharjo. Pengalaman yang tanpa batas dari segala aspek dan jiwa petualang yang terus menggebu. Sungguh sosok yang menarik. Pantas untuk dikagumi dan di tiru.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

om ridwan says ~

Jadi, beberapa saat yang lalu Om ridwan mengadakan kuliah creativepreneur di salah satu gedung Komlabs yang notabene jarang sekali saya hampiri (ga penting deh). Masih inget banget, waktu itu hari sabtu dan saya dateng kepagian. Belom ada siapa siapa disana, Acaranya harusnya jam 10, tapi sampe jam 10 sendiri kursi peserta baru keisi sama 5 orang, termasuk saya. Ngga lama setelah itu om Ridwan dateng bareng sama asistennya, mukanya datar sih, cuma ngomong “ini kelasnya kan ya?” trs ngejawab sendiri “iya deh kayanya, wah baru segini yang keisi ya?” trs ketawa trs jalan ke meja presentasi sambil celinguk celinguk. Lucu deh om Ridwan hahaha ~ (oke ga penting abis)

Nah baru deh jam 10 lewat 10 peserta berdatangan, biasa bgt deh orang indonesia, ngaret lalalala ~ Telat kok bangga gitu loh? hahaha

Nah akhirnya mulailah kuliah creativepreneur ini………

Sebenernya, basically saya juga udah tau apa resume dari kuliah ini, apa yang membuat seorang entrepreneur kreativ, bagaimana survive di dunia bisnis saat ini, how flat is our world today, dan lain lain. Tapi ada satu perkataan om Ridwan yang cukup menyita perhatian saya, “In the Future, Our world will be ruled by the RIght-Brained people”

He explain that they, who now have an extreordinary way of thinking, who can make nothing in to something, who can invent anything, who can show her/his self to the world will be able to be the leader of our crea-future.

What i realize adalah betapa tinggal di dalam kotak-kotak peraturan kehidupan itu ngga ngebuat kita menjadi seseorang. Nurutin kemauan orang, being mainstream, mengikuti arus, mengikuti dunia maunya apa, bukan malah menciptakan dunia sendiri dan di kenalkan ke orang lain, well that’s sound better doesn’t it? 😀

Then HOW?

How to explore our self? where to start? here, om Ridwan give us his suggestion on How to ~

  1. Observe, observe anything! What you like, your interest, your hobby, what turns you up!
  2. Imagination : because Imagination is the soul of creativity, besides we have to make selection between creative services & creative product also brand new product & added value product. Likewise, we have to know that Packaging is EVERYTHING.
  3. Think Different : because innovation distinguishes between leaders and followers.
  4. Make Plan, make it in your own way. It doesnt have to be complicated, just make a simple plan
  5. Scalable : like selling lifestyle.
  6. Design / Technology : Design Excellence = Better Economic Prospect
  7. Networking, Well, that’s the truth, Networkin is Everything.
  8. Innovative Marketing –> Last but not least, this is the main activity to be done if you want to be a creativepreneur 😀
It all somehow open my mind. Semua jadi makin jelas buat saya tentang bagaimana saya harus memulai mengeksplore diri saya, mencari jalan kreatifitas yang paling pas, mempelajarinya, mengembangkannya dan pada akhirnya mengenalkannya kepada dunia.
for the second time, om Ridwan, succesfully make me open another world to explore in my self.
Posted in Uncategorized | Leave a comment

Garbage of NYC

So here’s what comes first inside my mind. Negara paling kreatif?

Negara? Bukan masyarakatnya? Kalau menurut saya justru masyrakat suatu negara yang kebanyakan dapat dibilang kreatif. Mengapa? negara kan bukan pribadi, negara hanya suatu pulau berpenghuni yang diberi aturan perundang-undangan dan diberi nama.

Mungkin attitude dari masyarakat suatu negara datang dari bagaimana penguasa tertingginya bertindak dan memberi aturan di negara tersebut. Bagaimana mereka memerdekakan diri, bagaimana budaya yang ada disana berkembang dan dikembangkan.

Jadi, lets see from the behaviour of the citizens. After thinking for a while, i’ve come with 1 country with the most creative citizens, perhaps, in my opinion, New York.

It’s kinda hard to describe, but let me just spill it out.

As we know NY is one of the most developed country with more than 8 million people living in a land of only 305 square miles. New York ya, jujur saya aja pengen banget kesana, kerja, tinggal, belajar, buat setahun atau 2 tahun. Mencari Inspirasi.

Bagi saya, dan yang saya tau New York selalu punya possibilities bagi siapapun yang tinggal disana untuk menggali potensinya. Mengapa? Karena NY memiliki nyawa, yang membuat tiap insan ingin menyampaikan dunia didalam otaknya, ke tiap sudut kota New York.

Well, to make it easy, saya akan sedikit menjelaskannya lagi lewat lirik lagu yang menurut saya sangat menjelaskan.  Yang ingin saya tunjukan, coba baca tiap liriknya. Semoga mengerti, mengapa New York


[1]
New York
Concrete jungle where dreams are made of,
There’s nothing you can’t do,
Now you’re in New York
These streets will make you feel brand new,
the lights will inspire you,
Let’s hear it for New York, New York, New York

[2]
One hand in the air for the big city,
Street lights, big dreams all looking pretty,
no place in the World that can compare,
Put your lighters in the air, everybody say yeaaahh
come on, come,
yeah

“Empire State of Mind”

Alicia Keys & Jay-Z-

 

Dan hal lainnya adalah beberapa trend mendunia yang dimulai di kota NY, seperti tulisan I (Heart) New York dan Garbage of NYC. The two things that was Brilliant.

I think by seeing the image of “Garbage of NYC” you will understand, what a creative genious they are.

Here’s the link –> http://www.nycgarbage.com/

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment